DPRD Sumenep Dorong Penguatan Pengawasan Keuangan Daerah untuk Cegah Kebocoran PAD
- Mohammad -
- 17 Jun, 2026
SUMENEP I MaduraNetwork.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep meningkatkan pengawasan dan pengendalian dalam pengelolaan keuangan daerah. Upaya tersebut dinilai penting untuk mencegah potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dapat berdampak pada berkurangnya kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan.
Ketua Komisi II DPRD Sumenep, Faisal Muhlis,
menegaskan bahwa optimalisasi pendapatan daerah harus menjadi perhatian
bersama. Menurutnya, semakin baik pengelolaan dan pengawasan keuangan daerah,
semakin besar pula peluang peningkatan PAD yang dapat dimanfaatkan untuk
mendukung berbagai program pembangunan.
Ia menjelaskan, tata kelola keuangan daerah harus
dijalankan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari berbagai bentuk
penyimpangan. Dengan demikian, seluruh potensi pendapatan yang dimiliki daerah
dapat dikelola secara maksimal demi kepentingan masyarakat.
“PAD merupakan tulang punggung pembangunan Sumenep.
Jika pengawasannya lemah, tidak menutup kemungkinan terjadi kebocoran, baik
dalam bentuk pungutan liar, ketidaktepatan penetapan target pendapatan, maupun
penyimpangan dalam penyaluran dana,” kata Faisal.
Untuk memperkuat pengawasan tersebut, DPRD
mendorong pemerintah daerah memanfaatkan sistem transaksi berbasis elektronik
dalam pengelolaan keuangan daerah. Menurut Faisal, digitalisasi sistem keuangan
akan membuat seluruh proses penerimaan pendapatan tercatat secara lebih tertib,
transparan, dan terintegrasi.
Ia menilai penerapan sistem elektronik dapat
memperkecil peluang terjadinya kebocoran PAD karena setiap transaksi dapat
dipantau dan ditelusuri dengan lebih mudah. Selain itu, sistem digital juga
memberikan kemudahan dalam proses pengawasan serta pengendalian keuangan
daerah.
“Dengan sistem elektronik, seluruh transaksi dapat
terdokumentasi dengan baik sehingga potensi kebocoran semakin kecil dan proses
pengawasan menjadi lebih efektif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Faisal menuturkan bahwa penggunaan
sistem digital dalam pengelolaan keuangan tidak hanya berdampak pada
peningkatan transparansi, tetapi juga mempermudah proses evaluasi dan
monitoring. Melalui data yang tersaji secara real time, pemerintah dapat lebih
cepat mengambil langkah perbaikan apabila ditemukan kendala dalam
pelaksanaannya.
Menurutnya, manfaat dari sistem tersebut pada
akhirnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan kualitas
pelayanan publik dan pembangunan yang lebih optimal.
Faisal juga mengungkapkan bahwa DPRD telah
menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah daerah agar penerapan
sistem elektronik dalam pengelolaan keuangan segera direalisasikan. Ia berharap
langkah tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola
keuangan daerah sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah secara
berkelanjutan.
Dengan pengawasan yang lebih ketat dan dukungan
teknologi digital, DPRD optimistis pengelolaan keuangan daerah akan semakin
efektif, transparan, serta mampu memberikan kontribusi yang lebih besar
terhadap pembangunan Kabupaten Sumenep di masa mendatang. (rba)
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *


